Cold brew tetes lambat ala Kyoto
Air es menetes melewati kopi sekitar satu tetes per detik selama beberapa jam. Bersih dan segar.
⏱️ 300 mntPerlu sedikit latihan
Resep awal
100 g kopi + 1000 g air es (1:10), sekitar 1 tetes per detik, selesai dalam 3–8 jam. Setengah porsi: 50 g + 500 g.
Gilingan: Sedang, seperti pasir kasar
Yang Anda perlukan
- 100 g kopi segar, digiling sedang (seperti pasir kasar)
- 1000 g es dan air dingin (sekitar setengah es, setengah air)
- Menara slow drip lengkap dengan katup dan wadah kopinya
- Kertas filter bundar untuk bagian atas bubuk kopi
- Timbangan dapur
- Botol bersih untuk menyimpan
Langkah demi langkah
Giling sedang
Timbang 100 g kopi (atau 50 g untuk setengah porsi di menara kecil) dan giling sedang, seperti pasir kasar. Pada slow drip, air lebih sebentar bersentuhan dengan kopi dibanding metode rendam, jadi butuh gilingan lebih halus dari cold brew toples.
Siapkan wadah kopi
Pasang filter bawah di wadah kopi, masukkan bubuk kopi, dan ketuk perlahan agar permukaannya rata.
Basahi bubuk kopi dulu
Tuang perlahan sedikit air dingin, sekitar 50–100 g, merata di atas kopi sampai basah seluruhnya. Bagian yang kering membuat tetesan langsung lolos tanpa mengekstraksi.
Tutup dengan filter kertas
Letakkan kertas filter bundar yang sudah dibasahi di atas kopi. Kertas ini menyebarkan setiap tetesan agar air tidak melubangi satu titik.
Isi bagian atas dengan air es
Pasang wadah atas, tutup katupnya, dan isi dengan sisa es dan air dingin, sampai total 1000 g termasuk air untuk membasahi tadi.
Atur laju tetesan
Buka katup perlahan sampai sekitar satu tetes per detik (kira-kira 40–60 tetes per menit). Hitung selama 15 detik untuk memeriksanya.
Lajunya biasanya melambat saat permukaan air turun dan es mencair. Periksa dan setel sedikit katupnya setiap 30–60 menit.
15 sTunggu dan pantau
Biarkan menetes. Satu porsi penuh butuh sekitar 3–8 jam, tergantung lajunya. Periksa kira-kira setiap setengah jam.
30:00Masukkan ke botol dan dinginkan
Saat tetesan berhenti, masukkan kopi ke botol dan simpan di kulkas. Nikmati langsung dengan es, atau encerkan sedikit dengan air atau susu.
Cicipi dan sesuaikan
Asam atau tipis? Giling lebih halus atau perlambat tetesan. Pahit atau kering? Giling lebih kasar atau percepat tetesan. Encer? Lain kali pakai lebih banyak kopi.
Kesalahan umum
- Melewatkan tahap membasahi, sehingga air membuat jalur lewat bagian yang kering.
- Mengatur tetesan sekali lalu tidak pernah memeriksa: lajunya melambat saat permukaan air turun.
- Membuka katup terlalu lebar sehingga mengucur, bukan menetes.
- Menggiling sangat kasar seperti cold brew toples: air lolos terlalu cepat dan hasilnya tipis.
- Lupa memasang kertas bundar di atas, sehingga tetesan melubangi permukaan kopi.
Rasanya kurang pas? Perbaiki
| Jika rasanya… | Coba ini |
|---|---|
| Asam atau tipis | Giling sedikit lebih halus atau perlambat tetesan agar air lebih lama berada di dalam kopi. |
| Pahit atau kering | Giling sedikit lebih kasar atau percepat tetesan sedikit. |
| Encer | Pakai lebih banyak kopi untuk jumlah air yang sama, misalnya 110 g, bukan 100 g. |
| Terlalu pekat | Encerkan saat menyajikan, atau lain kali pakai sedikit lebih sedikit kopi untuk jumlah air yang sama. |
| Tetesan berhenti atau wadah kopi meluap | Gilingannya terlalu halus atau ada banyak fines (serbuk sangat halus). Giling sedikit lebih kasar dan perlambat laju tetesan. |
| Selesai dalam kurang dari 3 jam | Laju tetesan terlalu cepat. Usahakan sekitar satu tetes per detik dan periksa lebih sering. |
Istilah yang akan Anda dengar
- Merendam (steep)
- Membiarkan kopi berada di dalam air agar terekstraksi. Untuk cold brew, itu berjam-jam, bukan menit.
- Rendam (immersion)
- Semua kopi berada di dalam semua air sekaligus, lalu Anda menyaringnya.
- Konsentrat
- Cold brew yang sangat pekat, diencerkan dengan air, susu, atau es sebelum diminum.
- Rasio
- Berat air dibagi berat kopi. 1:8 berarti 100 g kopi untuk 800 g air.
- Laju tetesan
- Seberapa cepat tetesan jatuh di menara slow drip, biasanya dihitung dalam tetes per detik atau per menit.
- Ekstraksi
- Seberapa banyak rasa yang ditarik air dari bubuk kopi. Kurang terekstraksi terasa asam dan tipis; terekstraksi berlebihan terasa pahit, seperti kayu, atau kering.
- Bloom
- Membasahi bubuk kopi dulu dengan sedikit air, agar sisa air meresap merata dan tidak membuat jalur (channeling).